Tunjangan PNS Penggerak Swadaya Dinaikkan

iMagz.id  - Peraturan Kepala negara (Perpres) Nomor 30 Tahun 2021 tentang Bantuan Kedudukan Fungsional Pelopor Swadaya Warga sudah diteken Jokowi dan diundangkan pada 28 April 2021. Perpres ini bermuatan meningkatkan bantuan untuk Karyawan Negara Awam( PNS) Pelopor Swadaya Warga.

P


" Karyawan Negara Awam yang dinaikan dan ditugaskan dengan cara penuh dalam Kedudukan Fungsional Pelopor Swadaya Warga diserahkan Bantuan Pelopor Swadaya Warga setiap bulan," catat Artikel 2 Perpres 30 atau 2021 diambil, Senin, 3 Mei 2021.

Bantuan diserahkan untuk PNS yang bertugas pada penguasa pusat dengan peruntukan anggaran dari Anggaran Pemasukan dan Belanja Negeri( APBN). Bantuan pula diserahkan untuk PNS yang bertugas di penguasa wilayah dengan peruntukan anggaran dari APBD.

" Pemberian Bantuan Pelopor Swadaya Warga dihentikan bila Karyawan Negara Awam dinaikan dalam kedudukan sistemis, kedudukan fungsional lain, ataupun karena perihal lain yang menyebabkan pemberian bantuan dihentikan sesuai dengan determinasi peraturan perundang- undangan," jelas Artikel 5.

Dalam ketentuan terkini, besaran bantuan berkisar Rp289 ribu sampai Rp1, 755 ribu per bulan. Pada ketentuan sebelumnya, Perpres 63 Tahun 2007 tentang Bantuan Kedudukan Fungsional Pelopor Swadaya Warga, bantuan cuma berkisar Rp220 ribu sampai Rp500 ribu per bulan.

Esoknya, aturan cara pembayaran dan penghentian pembayaran dilakukan sesuai determinasi perundang- undangan. Berbarengan dengan ketentuan terkini ini, Perpres Nomor 63 Tahun 2007 dicabut dan diklaim tidak legal. Selanjutnya rinciannya tunjangannya:


Jabatan Fungsional Keahlian

1. Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Utama Rp1.755.000
2. Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Madya naik dari Rp500 ribu menjadi Rp1.314.000
3. Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Muda naik dari Rp400 ribu menjadi Rp1.120.000
4. Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Pertama naik dari Rp270 ribu menjadi Rp532 ribu
Jabatan Fungsional Keterampilan
1. Penggerak Swadaya Masyarakat Penyelia naik dari Rp325 ribu menjadi Rp762 ribu
2. Penggerak Swadaya Masyarakat Pelaksana Lanjutan naik dari Rp265 ribu menjadi Rp436 ribu
3. Penggerak Swadaya Masyarakat Pelaksana naik dari Rp240 ribu menjadi Rp344 ribu
4. Penggerak Swadaya Masyarakat Pelaksana Pemula naik dari Rp220 ribu menjadi Rp289 ribu (rez)